Selamat datang, hari ini : 08 May 2021

Berburu Jajanan khas Imlek di Pasar Lama Tangerang

detikTravel Community -  Kalau traveler ingin berburu jajanan khas Imlek seperti kue keranjang, Pasar Lama Tangerang menjual jajanan lengkap dan menggiurkan. Asyiknya, jajanan itu pun bisa dibeli meski bukan saat Imlek.


Kawasan Pasar Lama Tangerang sangat pas dibilang kalau menjadi surga belanja bagi traveler yang hendak membawa pulang makanan khas ke rumah. Aktivitas di pasar ini hanya beroperasi sampai siang hari sekitar pukul 13.00 WIB saja.

Seperti biasa, saat blusukan ke dalam pasar wisatawan akan menemukan banyak pedagang yang menjual sayur-mayur, buah-buahan, ikan, daging, perlengkapan rumah tangga, toko kebutuhan umat Tionghoa dan tentunya jajanan oleh-oleh khas China. Uniknya, di dalam pasar ini traveler juga bisa menengok kelenteng dan museum yang menyimpan histori orang-orang China Benteng Tangerang.

Beberapa waktu lalu saya jalan-jalan ke kawasan Pecinan Tangerang. Saya tergolong orang yang menyukai street food rasa China karena rasanya nendang dan bikin ketagihan. Kala itu saya pun mampir ke sekitar pasar. Pertama kali masuk pintu utama pasar saja sudah banyak jajanan pasar yang biasa Anda temui seperti kue cubit, kue rangi, es cendol, dan lainnya. Langsung beli!

Sedikit melangkah ke dalam, traveler disambut dengan toko-toko yang menjual jajanan khas Cina yang digantung dan diletakkan di meja. Kalau mau beli kue keranjang, kue bulan, dodol, keripik, roti isi, aneka sate hingga asinan yang paling enak tinggal melangkah ke toko-toko yang berjejer itu. Saya pun menghampiri dan bertanya lebih dulu jajanan apa yang paling enak.

Jelas saja mata saya langsung fokus ke semua jajanan itu. Dari penampilan saja sudah menggoda ingin dibeli. Tapi soal kehalalan saya juga menanyakan dulu kepada penjual. Rata-rata hampir semua toko di sana dagangan jajananannya sama semua.

Soal harga tak perlu khawatir mengeluarkan kocek banyak. Dengan Rp 5.000 saja traveler sudah bisa membeli salah satu jajanan di sana. Misalnya saja kue bulan, dijual seharga Rp 10.000-an atau asinan sayur dibandrol Rp 15.000.

Suasana pasar ini memang tak terlihat banyak pelancong yang berburu oleh-oleh. Kebanyakan masyarakat lokal saja yang berbelanja sayur-sayur dan kebutuhan lain. Saya pun banyak menemukan buah-buah unik di pasar ini. Kalau traveler ingin menjajal menu yang mengenyangkan, bakso, laksa, bakmi dapat juga dibeli di dalam Pasar Lama Tangerang.

Penjual yang berdagang di sana kebanyakan etnis China Benteng yang bermukim di Kota Tangerang. Meskipun tak luas, mencari segalanya mulai kebutuhan rumah tangga hingga kuliner yang diicip langsung semua ada.